Pancasila dan Asas Ormas – Ormas yang ada di Indonesia

Pancasila merupakan ideology dan asas dari bangsa Indonesia, namun pada kenyataannya tidak demikian bagi sebagian ormas yang ada di Indonesia. Tak dapat di pungkuri lagi di Indonesia terdapat berbagai macam ormas dan mungkin mencapai puluhan hingga ratusan ormas. Namun dari berbagai macam ormas dan banyak nya ormas yang berkembang di Indonesia  ada sebagian yang tidak mengakui pancasila sebagai asas dari bangsa Indonesa. Mengapa dapat terjadi hal demikian ? Apakah yang melandasi mereka mendirikan ormas dan tidak mengakui pancasila sebagai ideology atau pun asaa dari bangsa Indonesia ?

Menurut pandangan saya dan yang saya baca dalam sebuah media berita online mereka “Ormas” yang tidak mengakui pancasila sebagai ideology bangsa Indonesia mepunyai pandangan bahwa pancasila itu tidak sesuai dengan konstitusi yang menjamin, namun  secara prinsip saya sepakat dengan pendapat kebebasan yang terbatas daripada keterikatan yang kaku. Kebebasan untuk berekspresi dengan wadah besar Pancasila daripada tafsir kaku tentang Pancasila yang pemahamannya dipaksakan untuk diakui semua orang Indonesia.

Dalam media – media online belakangan ini marak sekali perdebatan mengenai masalah asas ormas yang tidak mengakui pancasila sebagai asas dalam ormasnya.   Salah satu contohnya yang saya baca dalam media online republika bahwasannya asas ormas masih saja jadi bahan yang diprdebatkan.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/12/06/17/m5r6ri-asas-ormas-diperdebatkan

Dalam media online lainnya menyebutkan bahwa RUU Ormas: Melahirkan Rezim Represif dan Mengancam Umat!. Seperti yang di katakan sebelumnya bahwasannya RUU Ormas dapat melahirkan rezim yang repsif dan mengancam umat islam ini akan menjadi sangat berbahaya diakarenakan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia akan terancam jika masih saja sperti ini dan masih di perdebatkan.

http://hizbut-tahrir.or.id/2013/03/27/ruu-ormas-melahirkan-rezim-represif-dan-mengancam-umat/

Salah satu ormas yang tidak mengakui pancasila sebagai asas dalam ormasnya adalah PKS. Masalah ini menjadi sorotan bagi  Wakil Sekjen PBNU Sulton Fatoniyang  mengatakan penolakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas Pancasila sebagai asas utama organisasi kemasyarakatan yang tercantum dalam Rancangan Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan harus disikapi secara serius. Sebagai partai yang terlibat dalam penyelenggaraan negara, sudah tidak sepatutnya masih mempertanyakan Pancasila dan UUD 45, kata Sulton di Jakarta, Rabu.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/03/27/mkbimu-pks-tolak-pancasila-sebagai-asas-utama-ormas-ini-komentar-pbnu

Di Indonesia banyak pakar-pakar, aktivis yang peduli dengan Pancasila tapi kalau dukungan dari pemegan kekuasaan tidak ada mau berbuat apa mereka, atau hanya melakukan seminar saja tidak akan pernah selesai masalah tentang perdebatan mengenai RUU Ormas . Pentingya penguatan identitas bangsa harus dilakukan bersama sama. Dalam hal ini semua elemen bangsa harus mempunyai satu visi misi dan dan tujuan untuk menghindari yang namanya perdebatan menegenai RUU Ormas karena pada akhirnya nanti akan menjadi perdebatan yang tak kunjung usai dan tidak menghasilkan titik temu.

Organisasi masyarakat yang tidak mengakui Negara Kesatuan RI, tidak berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta tidak selaras dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebaiknya segera dicabut atau dilarang. Jika tidak, ormas tersebut akan menjadi penyakit atau virus bagi bangsa ini yang mengancam keutuhan NKRI.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj dalam penutupan Kongres Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Universitas Darul Ulum, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (19/2). ”NU akan menempatkan diri ikut mengawal NKRI dan tetap mempertahankan ahlus sunnah waljamaah dan menjaga kebersamaan demi keutuhan bangsa dan negara,” tutur Said Aqil Siroj.

http://nasional.kompas.com/read/2012/02/20/02214581/Ormas.Anti-Pancasila.Sebaiknya.Dibubarkan

 

Di Indonesia pun ada ormas asing yang tidak mengakui pancasila sebagai asas dalam ormasnya.Hal demikian menurut saya akan mengganggu konstitusi dari bangsa Indonesia. Karena hal itu di harapkan ormas asing ini mengakui dan menjadikan Pancasila sebagai asas dalam ormasnya dan di akui pula di negara asalnya,jangan hanya membentuk ormas saja tetapi tidak mengakui asas pancasila yang pada akhirnya akan mengganggu konstiusi bangsa Indonesia.

Di dalam RDPU itu, salah satu anggota Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Lutfhi A Tamimi yang juga merupakan Ketua Al- Irsyad Al Islamiyah mengatakan peraturan tentang keberadaan organisasi masyarakat atau Ormas Asing harus diperketat. Pasalnya, salah satu pasal dalam RUU Ormas menyebutkan bahwa Pancasila harus menjadi dasar azas Ormas. Ia meragukan Ormas Asing bisa menerima Pancasila sebagai azas di organisasinya.

“Apakah ormas asing itu mengakui Pancasila? Harus dipastikan juga, Yayasan mereka di luar apakah mengakui Pancasila atau tidak? Jangan sampai kehadiran mereka mengganggu konstitusi Indonesia,” ujar Luthfi di RDPU bersama Pansus RUU Ormas di Ruang Pansus C, DPR RI, Jakarta, Senin (18/3).

http://m.metrotvnews.com/read/news/2013/03/18/139437/Pansus-Ormas-Ormas-Asing-tidak-Akui-Pancasila-Say-Goodbye-Aja

 

Asas Negara adalah Pancasila. Kalimat itu tidak ada yang menyangkal. Perbedaan antara asas negara dengan asas organisasi yang ada di negara itu bukanlah suatu masalah serius karena yang terpenting adalah apakah asas dari organisasi itu selaras dengan Pancasila. Dengan kata lain, selama asas suatu organisasi merupakan bagian dari Pancasila maka tidaklah mengapa.

Kalau kita membaca butir2 pancasila maka adalah sah suatu organisasi berasas keagamaan karena itu mengacu kepada sila kesatu. Begitu juga jika ada organisasi berasas kemanusiaan dst.

Jadi secara prinsip saya sepakat dengan pendapat kebebasan yang terbatas daripada keterikatan yang kaku. Kebebasan untuk berekspresi dengan wadah besar Pancasila daripada tafsir kaku tentang Pancasila yang pemahamannya dipaksakan untuk diakui semua orang Indonesia.

Dalam hal ini pancasila bukan lah suatu paham yang harus dipaksakan oleh setiap individu karena tiap – tiap individu memiliki pemikiran masing – masing yang berbeda satu dengan yang lainnya.

http://politik.kompasiana.com/2013/04/06/pks-dan-aspirasi-masyarakat-543233.html

Meski sudah mendekati finalisasi, RUU Ormas masih terus mendapat kritikan dari masyarakat. Kali ini, datang dari delegasi Ormas Islam yang menyempatkan waktu mereka bertemu dengan Pansus RUU Ormas untuk mendapatkan penyempuraan terhadap revisi UU No 8/1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan ini.

http://lampost.co/berita/ruu-ormas-masih-dikritik-

Dalam hal ini semua saya dapat menyimpulkan bahwasannya asas pancasila bagi Indonesia sangat lah penting karena menyangkut aspek dari berbagai unsur yang ada.Perdebatan, kritik dan lain sebagai nya dalam ormas mengenai apakah harus atau tidak suatu ormas memiliki asas pancasila itu bergantung pada cara pandang dan pemikiran setiap individu yang ada dalam ormas tersebut jangan menjadikan ini sebuah perdebatan yang akan memecah belahkan bangsa kita sendiri. Memang setiap individu yang ada di Indonesia mengakui pancasila tetapi tidak semua dan juga tidak dapat di paksa untuk menjiwai pancasila cukup dengan menjadikan pancasila itu sebagai dasar negara Indonesia karena pada hakekatnya pancasila itu sendiri dibuat untuk tujuan menyatukan bangsa Indonesia bukan malah jadi bahan perdebatan di sana sini.

Akan tetapi malah sebaliknya dengan komunitas yang global dan globalisasi justru kita terombang-ambingkan dan ragu akan identitas bangsa kita. Kesimpulannya penguatan akan asas dalam ormas  bangsa dalam komunitas global dan multikultural sedini mungkin atau sekarang tidak ada kata terlambat. Para pemuda tunjukkanlah aksimu, partisipasimu dan kontribusimu untuk bangsa ini. Terapkan dalam semua aspek tatanan bernegara norma-norma dan nilai Pancasila dengan begitu negara akan sejahtera. Untuk seluruh rakyat Indonesia yang multikultural kita memang berbeda-beda tidak mungkin kita sama tapi dengan perbedaan ini mari kita jadikan suatu hal yang indah dan menjadikan bangsa kita menjadi bangsa yang sejahtera.

Semoga tulisan yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi semua. Dan dapat menambah wawasan untuk kita semua.

2 thoughts on “Pancasila dan Asas Ormas – Ormas yang ada di Indonesia

  1. NGGAK USAH LAGI ADA ORMAS2AN BRENGSEK KRN DITUNGGANGI PREMAN BERKEDOK AGAMA… BUBARKEN SAJA SEMUA ORMAS (Oknum yang Rakus Melahap Ajakan Seks)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s